Juli Kali Ini

Juli Kali Ini
Kemarin, juli adalah bias sepi yang biasa saja
Sempat mengajak bersajak dalam beberapa momentum
Mengais tatanan ruang memori yang sesak
Tapi ya seperti itu, biasa saja
Juli kali ini, sudah melewati hujan bulan lalu
Gemercik yang turun masih sama dalam ingatan
Aroma hujan juga suara lipatan buku yang kupegang
Meringkus ingatan-ingatan tahun lalu
Juli yang kini beredar
Senyum sederhana pernah sengaja disunggingkan
Terpaksa melewati batas  yang jarang dipijaki
Raib, minim dan konsekuen lainnya
Tentang juli persis puisi ini tertulis
Mengingat ada tinakdir yang harus kuucapkan
Bukan berita becek di pelataran sore
Bukan pula kabar melankolis nun dramatis
Ada sepenggal kisah yang belum juga tertata
Juli dengan berbagai macam euforia
Manalah aku bisa berada?
Selamat bulan juli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *